full screen background image

Sufi Mehfil Anand Ashram di Al-azhar

Sore yang cerah, Oktober 15, 2010 dilapangan Hijau Kampus Al-Azhar dalam sebuah acara yang bertajuk CONCORDE (Collaboration Originality Trought Culture Odyssey). Komunitas Anand ashram diundang sebagai tamu untuk mempersembahkan Tarian Sufi, yang dikenal juga sebagai “the darvishes’ whirling”, merupakan salah satu jalan di antara banyak jalan untuk menumbuhkan rasa Kasih. Tarian ini dipopulerkan oleh kelompok Mevlevi Order yang dipimpin oleh Sang Maestro, Jalaluddin Rumi (1207-1273) ratusan tahun yang lalu. Sebagai sebuah tarian dalam sebuah pesta, SUFI MEHFIL adalah perayaan ketika seorang “pencari” bertemu “Kekasih — Kasih itu sendiri” yang ternyata berada di dalam diri.

Menurut pihak Panitia yaitu pengurus Organisasi Siswa SMA Islam Al-Azhar 1, bahwa Kegiatan ini merupakan festival budaya internasional yang menjadi wadah bagi pelajar Indonesia baik dalam maupun luar negeri, untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kebudayaan milik negeranya masing-masing. Sebagaimana dilansir di Web resmi panitia.

“Dengan mengenal kebudayaan-kebudayaan yang unggul dari belahan dunia maka kita bisa saling belajar, khususnya bagi kami para pelajar Indonesia, sehingga kita bisa berkembang bersama untuk memajukan Indonesia dan dunia” demikian keterangan dari salah satu panitia.

Diawali dengan perkenalan singkat dari team Whirling Anand Ashram mengenai makna dari tarian yang akan dipersembahkan, kemudian dilanjutkan dengan tarian whirling sufi, disambung lagu tentang hidup damai dalam kebhinekaan, yang kemudian diisi pula oleh pembacaan puisi, membuat para penonton yang terdiri dari para siswa-siswi Al Azhar dan masyarakat umum turut merasakan keindahan dan kegembiraan yang bertemu dalam sebuah tari dan lagu.


Bagi kami adalah sebuah anugrah bisa berbagi kebahagiaan dalam semangat perdamaian. Semoga kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai luhur dalam budaya semakin memberikan harapan yang indah pula untuk mewujudkan perdamaian dalam satu bumi, satu langit dan satu kemanusiaan.

Sumber: Anand Ashram Community




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one − one =