full screen background image

Bapak Anand Krishna Berikan Bimbingan Meditasi dan Dialog Spiritual

Masih dalam kondisi menjaga jarak #DiRumahAja, kembali Bapak Anand Krishna memberikan panduan meditasi secara online yang kemudian di sambung dengan dialog Spiritual bersama Beliau. Dimana Beliau menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar pemberdayaan diri, meditasi dan spiritual. Bagi mereka yang tertarik untuk mengikuti panduan meditasi yang Beliau berikan, bisa memutar video dibawah ini.

Anda hanya cukup duduk tegak, bisa duduk di lantai dengan alas atau duduk dikursi. Yang terpenting adalah duduk tegak, agar tulang punggung tegak sehingga bisa menghantar (menyalurkan) energi dengan sempurna. Mari sama-sama kita berlatih meditasi di bawah bimbingan Beliau.

 

 

Swami Vivekananda: Perbedaan utama manusia dan hewan adalah fokus atau konsentrasi. Kesuksesan dalam pekerjaan adalah hasil dari fokus atau konsentrasi. Prestasi yang tinggi dalam bidang musik, seni dan lain-lain adalah hasil fokus atau konsentrasi. Hewan sulit melakukan konsentrasi. Para pelatih hewan menemukan bahwa hewan terus-menerus lupa apa yang dikatakan kepadanya. Sulit bagi hewan memfokuskan perhatiannya (Kita paham bahwa monyet itu sangat liar dan kita mempunyai istilah pikiran liar kita seperti monyet, selalu berpindah-pindah fokus, penulis). Bahkan perbedaan orang yang sukses dan yang tidak sukses adalah perbedaan tingkat konsentrasi.

Kita semua fokus atau terkonsentrasi pada hal-hal yang kita sukai. Ibu sangat mencintai wajah anak kecilnya, wajah itu dianggap wajah paling indah di dunia, pikiran ibu terkonsentrasi pada anak kecilnya. Kita semua memusatkan pikiran kita pada hal-hal yang kita sukai. Ketika mendengar musik yang indah, telinga kita memperhatikan, memusatkan pendengaran pada musik tersebut. Seorang workaholic terfokus pada pekerjaannya sepanjang waktu. (Bukan hanya hal yang menyenangkan, pikiran kita juga fokus atau terkonsentrasi pada masalah-masalah yang tidak kita sukai, penulis)

 

Konsentrasi Mengakibatkan Keterikatan

Masalah besar yang timbul akibat konsentrasi adalah bahwa kita tidak bisa mengendalikan pikiran kita. Obyek konsentrasi kita seolah-olah menarik pikiran kita dan memegangnya dengan erat. Kita mendengar nada merdu atau melihat lukisan yang indah dan pikiran kita dipegang oleh obyek konsentrasi dan kita tidak bisa melepaskan perhatian darinya.

Jika saya (Swami Vivekananda) menyampaikan pembicaraan yang Anda sukai, pikiran Anda menjadi terkonsentrasi pada apa yang saya bicarakan. Saya mengambil pikiran Anda dan Anda fokus pada pembicaraan saya dan melupakan diri Anda sendiri. Perhatian kita dipegang oleh berbagai hal, dan tidak memikirkan diri kita sendiri.

Pertanyaannya adalah apakah konsentrasi ini dapat dikembangkan dan bisakah kita menjadi Master, Tuan dari pikiran kita sendiri. Kita konntrasi pada suatu hal tapi tetap bisa mengendalikan diri, bukan terkendali atau pikiran kita terpegang oleh obyek konsentrasi. Bahaya dari pengembangan kekuatan konsentrasi adalah bahaya memusatkan pikiran pada obyek dan kita tidak bisa melepaskannya sesuka hati kita. Keadaan keterikataan ini menimbulkan penderitaan yang besar. Hampir semua penderitaan kita disebabkan oleh pemusatan pikiran kita pada hal tertentu dan kita tidak dapat melepaskannya. Jadi kita harus belajar tidak hanya berfokus pada suatu hal yang kita sukai secara eksklusif, tetapi juga bagaimana cara melepaskan keterikatan tersebut. Keduanya harus dikembangkan bersama agar aman bagi diri kita.

 

Untuk pembelian buku-buku meditasi buah karya bapak Anand Krishna, bisa menghubungi: WA Order: 087885111979