fbpx full screen background image
Search
Wednesday 26 February 2020
  • :
  • :

Seva di Panti Sosial Bina Netra Cahaya Bathin

 Tiada sesuatu yang lebih berharga dari kehidupan itu sendiri, maka hendaknya seseorang bertindak dengan penuh welas asih terhadap orang lain, sebagaimana ia bertindak terhadap dirinya sendiri.”

Sara Samuccaya, sloka 152 *)

 

Yayasan Anand Ashram kembali berkesempatan berbagi kasih dan keceriaan bersama penghuni Panti Sosial Bina Netra Cahaya Bathin.  Panti ini berlokasi di Jln. Dewi Sartika 200 (Di belakang Rumah Sakit Budi Asih kurang lebih 200 meter ). Dalam kesehariannya Panti Sosial tersebut mampu menampung sekitar 70 anak-anak ataupun orang tua dari wilayah DKI Jakarta.

Pada hari ini (29 Agustus 2015) yang hadir sekitar 35 orang baik anak-anak maupun orang tua. Acara dibuka dengan lagu marawis yang dibawakan secara kelompok oleh sekitar 6 orang anak.

Meditasi TerFa

Dalam kesempatan yang baik ini juga para penghuni panti yang hadir diajak untuk melakukakn meditasi Terfa untuk melepaskan ketegangan serta kekesalan serta emosi yang terpendam di dalam diri mereka dengan fasilitator Aiu Haryadi.

Terlihat sederhana namun latihan yang simpel ini mampu membangkitkan rasa lega serta menumbuhkan kebahagiaan dalam diri mereka.

Seva ( Bakti Sosial ) sebagai laku Sadhana

Dalam berbagai kesempatan yang ada, Anand Krishna sebagai pendiri Yayasan Anand Ashram juga mengingatkan kepada para volunteer bahwa pelayanan seva ini merupakan sebuah laku sadhana, sebuah laku batin dari seorang pecinta kehidupan. Kita wajib berterima kasih kepada Gusti Pangeran yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk melayani. Sebuah kesempatan untuk membahagiakan diri sendiri.

Tanpa pemahaman yang jelas akan arti seva yang sebenarnya, maka pelayanan yang diberikan hanya akan menimbulkan ego yang menjatuhkan diri sendiri. Hanya menumbuhkan keangkuhan semata.

Makna kehadiran manusia di bumi ini untuk berbagi kebahagiaan serta keceriaan akan menjadi hilang dan tidak berarti jika kita alpa untuk mengingat-ingatkan diri kita sendiri. Berterima kasihlah kepada Ibu Ashram yang telah memberi kesempatan untuk melayani anak-anakNya yang lain.

= =

Penulis: Sunu Purnama – Editor: Su Rahman